- Faktor internal
- Pengaruh yang berasal dari dalam diri kita
- Bagaimana kita mengekspresikan perasaan, keinginan, dan pendapat tentang berbagai macam masalah.
- Menentukan pilihan ataupun mengambil keputusan bukan hal yang gampang. Dalam memutuskan sesuatu, kita harus punya dasar, pertimbangan, dan prinsip yang matang
- Faktor eksternal
Perilaku seks juga dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar. Contohnya- kemampuan orang tua dalam mendidik kita mempengaruhi pemahaman kita dalam mengenal sesuatu terutama masalah seks.
- Lalu agama mengajarkan mana yang benar dan mana yang buruk. Pemahaman terhadap apa yang diajarkan agama akan mempengaruhi perilaku kita.
- Kemudian remaja cenderung menghabiskan waktu dengan teman sebaya sehingga tingkah laku dan nilai-nilai yang kita pegan banyak dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan kita. Ditambah lagi Teknologi informasi yang semakin berkembang memudahkan kita untuk mengakses informasi setiap saat. Tetapi informasi tidak selalu membawa pengaruh yang positif.
- kemampuan orang tua dalam mendidik kita mempengaruhi pemahaman kita dalam mengenal sesuatu terutama masalah seks.
Sabtu, 07 Maret 2009
PACARAN WHY NOT BAG. 2
PACARAN WHY NOT BAG. 1
Zaman sekarang yang namanya pacaran sudah tidak menjadi hal yang baru buat para remaja. Tidak ada salahnya kita berpacaran tetapi inget kata orang tua, ” Asal jangan sampai kebablasan…“
Yupz, maksudnya kebablasan itu adalah jangan sampai kita salah jalur yang nantinya mengakibatkan menikah muda atau malah jadi beban hidup. Lalu bagaimana sosulinya ? Pacaran sehat adalah jawaban dari semua tanya. Nah, sekarang mari kita bahas bagaimana pacaran yang sehat itu ?
- Sehat Fisik
Sehat fisik berarti tidak ada kekerasan dalam berpacaran. Biarpun cowok secara fisik lebih kuat dari cewek, tapi bukan berarti bisa seenaknya menindas kaum cewek. Pokoknya dilarang saling memukul, menampar, apalagi menendang. (He…he…he…) - Sehat emosional
Hubungan dengan orang lain akan terjalin dengan baik apabila ada rasa nyaman, saling pengertian dan adanya keterbukaan. Jangan sampai kita mengumbar ego karena yang namanya pacaran kan berarti kita harus saling memahami dan saling memberi. Jadi jangan egois ya… - Sehat sosial
Maksud dari sehat sosial adalah tidak harus “mengikat”. Artinya, hubungan sosial dengan yang lain harus tetap dijaga. Jadi hubungan dengan pacar tetap langgeng tetapi hubungan dengan teman juga harus jalan terus. Kan pacaran juga tidak harus bersama pagi, siang, malam. - Sehat seksual
Secara biologis, kita yang masih remaja ini mengalami perkembangan dan kematangan seks. tanpa disadari hal itu juga mempengaruhi kehidupan seksual seseoarang. Kedekatan secara fisik bisa memicu keinginan untuk melakukan kontak fisik. Kalau diteruskan, bisa tidak terkontrol. Jadi, dalam pacaran kita harus saling menjaga. Artinya tidak melakukan hal-hal yang beresiko (kissing, necking, petting)
Baca Lengkap Klik disini...
TUKANG PAMER
“Eh, tau nggak ?Aku udah punya tiga sertifikat lho…” Ucap salah satu temanku (sebut saja si A)
“Nggak tau, udah banyak owk…” ucapku
“Aku udah punya tiga lho + satu piala besar.” ucap si A
“Aku juga udah punya banyak owk…” ucap temanku yang lain (sebut saja si B) nsambil menyebutkan jenis serttifikatnya.
Lalu si A menanyakan lagi jumlah sertifikatku. Dan bukan maksud bersombong dengan enteng ku jawab “kamu mau ngajak banyak-banyakan sertifikat.” Dia langsung diam. Eh, tiba-tiba si B bilang sambil nyolot, ” Aku besok mau bikin piala tingkat 10. Keren kan…???”
Aku pun menjawabnya dengan nyolot juga,”Aku aja yang abiz menang lomba ja nggak ribet owk…kok kalian pada nyombongin diri sendiri.”
Dan si A pun merasa tersinggung. Ia bilang “siapa yang sombong sih ? kamu jangan gitu dunk.”
Aku merasa nggak enak karena udah membuat mereka tersinggung. Maaf ya teman-teman…
Aku sangat menyayangi kalian. Tanpa kalian aku nggak akan bisa jadi seperti ini..Terima kasih teman…
(Penulis : Astriani)
TIPS MUDAH MENANGGULANGI RUSAKNYA LINGKUNGAN
- Jangan buang sampah sembarangan.Buanglah sampah di tempat yang sudah disediakan. Usahakan untuk memisah antara sampah organik dan sampah an organik. Kita juga bisa melakukan aksi “Pungut satu sampah” yaitu satu orang memungut satu sampah yang dilihat di setiap tempat lalu buang di tempat sampah.
- Tanam dan rawat pohon di sekitar kitaJika kita melihat lahan kosong, cobalah untuk menanam pohon yang bisa membantu penyerapan air. Seperti pohon mangga, pohon rambutan, dll. Selain bisa menyerap air, kita pun bisa menikmati buah dari pohon itu, berteduh di bawahnya dan pohon tersebut bisa menyerap karbondioksida dan merubahnya menjadi oksigen. Nah, banyak keuntungan yang kita dapat dari menanam pohon. Eits, selain menanam kita juga harus menjaga dan merawatnya lho…
- Manfaatkan sampah
Ada baiknya kita memanfaatkan sampah yang ada. Seperti yang terjadi di SMK Negeri 8 Semarang. Siswa SMK Negeri 8 memiliki satu usaha yaitu “Rumah Produksi Jamur Tiram”. Media tanam yang digunakan adalah serbuk gergaji, sekatul, dan kapur. Bekas media tanam tersebut tidak dibuang melainkan dimanfaatkan menjadi bricket. Jadi kan bisa dimanfaatkan untuk memasak. Kan lebih murah daripada pake’ kompor gas.Masih banyak lagi yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan sampah an organik.
Baca Lengkap Klik disini...
Rabu, 04 Maret 2009
PANDANGLAH MEREKA
Disekitar kita banyak terdapat orang-orang yang kurang beruntung daripada kita. Dan terkadang mereka dibiarkan begitu saja bahkan tanpa ditatap oleh mata-mata disekitarnya. Mereka tampak seperti terbuang dan terasingkan, padahal ketidakberuntungan mereka bukan kemauan mereka sendiri. Banyak orang-orang maupun televisi swasta maupun negeri yang mengadakan suatu pundi amal untuk orang-orang yang miskin tetapi tetap saja masih banyak orang yang miskin. Kemiskinan mereka sebagian besar dipengaruhi oleh keuangan dalam keluarga. Ekonomi itulah yang mendasari adanya kemiskinan di Indonesia, anak-anak miskin yang ingin sekolah walaupun mereka itu pandai karena terhalang oleh biaya yang membengkak akhirnya tidak bisa bersekolah. Jika dilihat orang-orang miskin disekitar kita begitu kasihan apabila tidak bisa berobat ke dokter akibat terbentur masalah ekonomi. Begitu banyaknya orang-orang yang memperoleh kartu ASKESKIN yang diberikan untuk orang yang tidak mampu tetapi ada juga yang tidak layak untuk memperolehnya, mereka malah mendapatkannya. Kekeliruan itu yang berbahaya karena orang yang tidak pantas untuk mendapatkan kartu itu justru mendapatkannya dan sebaliknya orang yang berhak mendapatkannya malah tidak mendapatkannya. Hal itu menunjukkan keserakahan seseorang yang tidak memperdulikan orang-orang yang kurang mampu dan ada disekitarnya. Mereka itu adalah orang-orang yang serakah dan tidak peduli terhadap nasib seseorang. Sebagai seorang manusia yang memiliki akar pikiran yang berbeda dengan makhluk Tuhan yang lain maka kita juga harus berfikir dan memperhatikan orang-orang yang ada disekitar kita dan apabila mereka membutuhkan bantuan maka kita harus membantunya sebisa dan semampu kita. Saat bulan puasa ini lebih baik kita lebih banyak membantu dan beramal baik kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuan dari kita. Manusia sebaiknya memberikan yang terbaik kepada manusia yang agar dia menjadi manusia yang berguna bagi manusia lain. Semoga saja kemiskinan di Indonesia dapat teratasi dengan baik dan tanpa suatu kejadian yang tidak diinginkan.(Penulis : ERin Novianti Dewi, siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 8 Semarang)